5 Tantangan Terbesar Saat Migrasi Bisnis Ke Cloud
CLOUD COMPUTING INDONESIA - Penggunaan teknologi cloud semakin meningkat, karena dunia bisnis
menyadari adanya manfaat cloud computing dalam hal efisiensi dan
profitabilitas. Entah itu kombinasi private,public,hybrid atau gabungan dari
berbagai model cloud computing, teknologi sekarang digunakan oleh setidaknya
70% organisasi A.S, menurut ringkasan eksekutif komputasi awan 2016 dari IDG
Enterprise. Angka tersebut diperkirakan akan tumbuh lebih jauh, karena 56%
bisnis yang disurvei mengatakan bahwa mereka sedang berupaya mentransfer lebih
banyak operasi TI ke cloud.
Manfaat utama yang terdaftar oleh organisasi yang telah
berhasil beralih ke cloud mendapat peningkatan efisiensi, kemudahan akses,
administrasi dan manajemen yang lebih sederhana dan biaya keseluruhan yang
lebih rendah. Tapi sebelum mendapat manfaat dari teknologi cloud, bisnis harus
menghadapi berbagai tantangan.
1.
Mendapatkan
Hasilnya Dengan
Benar
Sangat mudah mendapatkan sesuatu yang salah saat pertama
kali. Infrastructure as a service (IaaS) seperti AWS, Azure dan google cloud
dapat dianggap seperti legos. Ada
banyak potongan dan banyak cara
merakit sesuatu. Jika bisa, gunakan platform as a service (PaaS), dikarenakan
mereka preskriptif dalam penggunaan dan sangat bagus jika anda kekurangan
keahlian.
2.
Orang Dan
Proses
Ketika menyangkut adopsi cloud, tantangan terbesar bukanlah
teknologi tetapi pekerja dan proses yang berubah dan disesuaikan. Hal ini
membutuhkan waktu dan membatasi keefektifan adopsi cloud. Perusahaan kecil dan
mereka memiliki pusat uji inovasi teknologi akan membuat transisi ini menjadi
lebih mudah. Perusahaan yang besar akan memiliki transisi yang panjang dalam
adopsi cloud total.
3.
Memiliki
Strategi Dan
Menetapkan Tujuan
Ada
banyak alasan untuk bermigrasi ke cloud, ketangkasan, fleksibilitas, kinerja, biaya,
transformasi digital, dan lain lain. Tujuan bisnis anda harus sesuai dengan
strategi cloud secara kompleks.
4.
Waktu, Biaya Dan
Keamanan
Waktu, biaya dan keamanan adalah tantangan yang paling umum.
Memindahkan data adalah proses yang lamban karena memutuhkan banyak bandwidth
dan jam kerja. Ada
juga keraguan keamanan dan perusahaan sering memilih untuk menyimpan data
mereka di server local. Mengatasi kekhwatiran tersebut merupakan tantangan
terbesar.
5.
Mengubah
Manajemen
Sama seperti proyek TI besar lainnya, tantangan terbesar
adalah seringnya perubahan manajemen. Anda harus memastikan untuk membantu
organisasi anda melalui perubahan tersebut bahwa persyaratan yang anda dapatkan
selama migrasi itu nyata dan hasilnya dapat ditindak lanjuti di seluruh bisnis
anda.

Komentar
Posting Komentar